MANAJEMEN PENGELOLAAN TANAH WAQAF DI KECAMATAN GU KABUPATEN BUTON TENGAH

Ikhlasul Amal NIM 18050101100, I (2025) MANAJEMEN PENGELOLAAN TANAH WAQAF DI KECAMATAN GU KABUPATEN BUTON TENGAH. Other thesis, IAIN KENDARI.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. BAB I.pdf

Download (386kB)
[img] Text
3. BAB II.pdf

Download (504kB)
[img] Text
4. BAB III.pdf

Download (246kB)
[img] Text
5. BAB IV.pdf

Download (621kB)
[img] Text
6. BAB V.pdf

Download (231kB)
[img] Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (284kB)
[img] Text
8. LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK
Ikhlasul Amal NIM 18050101100 “Manajemen Pengelolaan Tanah
Wakaf Di Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah” Dibimbing
Oleh Alfian Toar SP, MM dan Mahfudz Lc., M.E. Program Studi
Ekonomi Syariah, 2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme
pengelolaan dan pendayagunaan tanah waqaf di Kecamatan Gu
Kabupaten Buton Tengah dan untuk mengetahui tinjauan ekonomi
islam terhadap pengelolaan tanah waqaf di Kecamatan Gu Kabupaten
Buton Tengah. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan jenis
penelitian lapangan dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif
dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa manajemen
pengelolaan tanah wakaf di Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah
sudah dikelola sesuai syarat dan rukun wakaf namun secara khusus
masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Mekanisme atau sistem
pengelolaan tanah wakaf di Kecamatan Gu semuanya berjalan dengan
cukup serupa. Yang dimana, tanah wakaf difungsikan untuk
membangun fasilitas umum, tanah wakaf tersebut diberikan oleh wakif
dengan pemerintah desa sebagai nadzhir. Fungsi tanah wakaf di empat
Desa di Kecamatan Gu adalah sebagai fungsi ibadah, fungsi
pendidikan, fungsi akhlak, dan fungsi sosial. Adapun manfaat tanah
wakaf di empat desa di Kecamatan Gu juga memiliki dampak pada
aspek ekonomi dan sosial masyarakat di sekitarnya. Aspek ekonomi
tanah wakaf di Kecamatan Gu diperuntukkan untuk memajukan
perekonomian masyarakat disekitar tanah wakaf dan aspek sosialnya
adalah karena tujuan wakaf tanah tersebut untuk kebajikan, membantu
masyarakat yang membutuhkan dan mempermudah akses masyarakat
terhadap suatu fasilitas umum. Kelemahan pengelolaan tanah wakaf di
Kecamatan Gu adalah belum memiliki sertifikat sebagai tanah wakaf
(penyerahan tanah wakaf hanya berbentuk ikrar lisan) dan belum ada
lembaga khusus yang fokus menangani tanah wakaf tersebut. Adapun
pandangan ekonomi islam dalam pelaksanaan pemberian tanah wakaf
di Kecamatan Gu adalah sudah sesuai dengan syariat islam yaitu
A B S T R A K | ix
memenuhi rukun dan syarat wakaf. Rukun wakaf adalah adanya wakif,
mauuquf, mauuquf alaih, dan shigat.
Kata kunci: Manajemen, Pengelolaan, Pendayagunaan, Tanah
Wakaf, Ekonomi Islam
ABSTRACT
Ikhlasul Amal NIM 18050101100 "Management of Waqf Land
Management in Gu District, Central Buton Regency" Supervised
by Alfian Toar SP, MM and Mahfudz Lc., M.E. Sharia Economics
Study Program, 2024
This research aims to determine the mechanism for managing
and utilizing waqaf land in Gu District, Central Buton Regency and to
determine the Islamic economic review of waqaf land management in
Gu District, Central Buton Regency. The methodology in this research
uses a type of field research with a descriptive qualitative research
approach using observation, interviews and documentation. Based on
the research results, it shows that the management of waqf land in Gu
District, Central Buton Regency has been managed according to the
terms and conditions of waqf, but in particular there are still several
things that need to be improved. The mechanisms or systems for
managing waqf land in Gu District all work quite similarly. Where,
waqf land is used to build public facilities, the waqf land is given by the
wakif with the village government as nadzhir. The function of waqf
land in four villages in Gu District is as a worship function, educational
function, moral function and social function. The benefits of waqf land
in four villages in Gu District also have an impact on the economic and
social aspects of the surrounding community. The economic aspect of
waqf land in Gu District is intended to advance the economy of the
community around the waqf land and the social aspect is because the
purpose of the land waqf is for benevolence, helping people in need and
facilitating community access to public facilities. The weakness of
waqf land management in Gu District is that it does not yet have a
certificate as waqf land (the handover of waqf land only takes the form
of a verbal pledge) and there is no special institution that focuses on
handling waqf land. The Islamic economic view in the implementation
of granting waqf land in Gu District is that it is in accordance with
Islamic law, namely fulfilling the pillars and requirements of waqf. The
pillars of waqf are the existence of wakif, mauuquf, mauuquf alaih, and
shigat.
Keywords: Management, Management, Utilization, Waqf Land,
Islamic Economics

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Kata kunci: Manajemen, Pengelolaan, Pendayagunaan, Tanah Wakaf, Ekonomi Islam
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Manajemen, Pengelolaan, Pendayagunaan, Tanah Wakaf, Ekonomi Islam
Subjects: 200 Agama > 2X4 Fiqih, Hukum Islam > 2x4.2 Muamalah > 2x4.252 Wakaf
200 Agama > 2X4 Fiqih, Hukum Islam > 2X6 Sosial dan Budaya Islam > 2X6.3 Ekonomi Islam, Sistem Ekonomi Islam
600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 658 Manajemen Umum
Ekonomi > Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Prodi Ekonomi Syariah
Depositing User: Unnamed user with username asni
Date Deposited: 06 Feb 2025 02:54
Last Modified: 30 Apr 2026 02:43
URI: http://digitallib.iainkendari.ac.id/id/eprint/3646

Actions (login required)

View Item View Item