Ikmal, NIM : 19010101205., I (2025) AKTUALISASI PEMAHAMAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA PADA SISWA SMAN 03 BOMBANA. Other thesis, IAIN KENDARI.
|
Text
1 COVER.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
2 BAB I.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
3 BAB II.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
4 BAB III.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
5 BAB IV.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
6 BAB V.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
7 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
8 LAMPIRAN.pdf Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK
Ikmal, NIM : 19010101205. Aktualisasi Pemahaman Nilai-Nilai Moderasi
Beragama Pada Siswa Di SMAN 3 Bombana. Dibimbing oleh : Dr. H. Moh
Yahya Obaid M.Ag dan Dr. H.Muh Ikhsan S.Ag, M.Ag
Moderasi beragama merupakan pandangan atau sikap yang selalu berusaha
mengambil posisi tengah dari dua sikap yang bersebrangan dan berlebihan
sehunggah salah satu dari kedua sikap yang di maksud tidak mendominasi dalam
pikiran dan sikap seseorang .Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk
mendeskripsikan dan menganalisis aktualisasi pemahaman nilai-nilai moderasi
beragama pada siswa di SMAN 3 Bombana. Data dikumpulkan melalui observasi,
wawancara dan dokumentasi. Data lalu dianalisis dengan mengacu pada langkah-
langkah analisis seperti perpanjangan pengamatan peningkatan ketekunan dan
triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) pemahaman nilai-nilai
moderasi beragama guru pendidikan agama islam di SMAN 3 Bombana meliputi:
a) prinsip keadilan, telah mampu bersikap adil dari perbedaan yang ada. b)
prinsip kebaikan, guru PAI mampu memberi contoh sikap tidak ekstream,radikal
dan liberal pada siswa. c) prinsip hikmah, guru PAI telah memberikan
mengajarkan manfaat dari kebaikan d) prinsif konsisten guru PAI mampu
memperlihatkan keistiqomaan dalam dalam sikap moderat e) prinsip
keseimbangan guru PAI mampu memberikan gambaran rohani dan materi tidak
bisa di pisahkan. 2) Cara guru PAI menanamkan nilai-nilai moderasi beragama
pada siswa yaitu: a) komitmen kebangsaan, dengan fokus pada cara pandang
sikap pada ideologi pancasila b) toleransi, berfokus pada saling
menghormati,menghargai dari segala perbedaan c) anti radikalisme dan
kekerasan, berfokus pada kemampuan untuk bagaimana kebaikan yang
melahirkan keharmonisan dan kedamaian d) akomodatif terhadap budaya lokal
berfokus pada memahamkan budaya dan agama bukan lah sesuatu yang
berlawanan melainkan dapat beriringan dengan praktik budaya yang santun.
Namun hal tersebut harus terus ditingkatkan untuk mencapai tujuan pembelajaran
yang baik lagi kedepannya baik dengan mengembangkan prakti-praktik mengenai
moderasi beragama sehingga menjadi nilai-nilai yang menjadi karakter.Tawassuth
(mengambil jalan tengah/tidak melebih-lebihkan dan mengurangi
ajaranislam).Tawazun (seimbang antara tuntutan kehidupan duniawi dan ukrowi
serta tegas dalam menyatakan prinsip terhadap penyimpangan dan perbedaan.
I‟tidal(adil/merealisasikan hak dan kewajiban secara proporsional).Tasammuh
(toleran dalam permasalahan yang bersifat ikhtilafi, baik dalam keagamaan,
sosial,budaya dan kemasyarakatan).Musawah(egaliter/tidak bersikap diskriminatif
terhadap sesama).Syura(dialog untuk menyelesaikan permasalahan).Islah
(reformasi/mengutamakan perbaikan dan kemajuan demi kemaslahatan
umum).Awlawiyah (memprioritaskan hal-hal yang terpenting dari yang
kurangpenting).Tathawwur wal ibkar (dinamis dan inovatif untuk menjawab
tuntutan kemajuan dan kemaslahatan umum).Tahadhdhur (keadaban/menjunjung
tinggi akhlak mulia, identitas dan integritas sebagai umat terbaik dalam
kehidupan.
Kata Kunci: prinsip moderasi beragama, indikator moderasi beragama.
ABSTRACT
Ikmal, NIM: 19010101205. Actualization of understanding of religious
moderation values among students at SMAN 3 Bombana. Supervised by: Dr.
H. Moh Yahya Obaid M.Ag and Dr. H. Muh Ikhsan S.Ag, M.Ag
Religious moderation is a view or attitude that always tries to take a middle
position between two opposing and excessive attitudes so that one of the two
attitudes in question does not dominate a person's thoughts and attitudes.This
qualitative research aims to describe and analyze the actualization of
understanding of the values of religious moderation among students at SMAN 3
Bombana. Data was collected through observation, interviews and documentation.
The data was then analyzed by referring to analytical steps such as extended
observation, increased persistence and triangulation. The results of this research
show that: 1) understanding of the values of religious moderation of Islamic
religious education teachers at SMAN 3 Bombana includes: a) the principle of
justice, they have been able to be fair to existing differences. b) the principle of
goodness, PAI teachers are able to provide examples of non-extreme, radical and
liberal attitudes to students. c) the principle of wisdom, PAI teachers have taught
the benefits of goodness d) the consistent principles of PAI teachers are able to
show istiqoma in a moderate attitude e) the principle of balance PAI teachers are
able to provide an inseparable picture of the spiritual and the material. 2) The way
PAI teachers instill the values of religious moderation in students is: a) national
commitment, with a focus on attitudes towards the ideology of Pancasila b)
tolerance, focusing on mutual respect, respect for all differences c) anti-radicalism
and violence, focusing on on the ability to do good things that give birth to
harmony and peace d) accommodating to local culture, focusing on understanding
that culture and religion are not opposites but can go hand in hand with polite
cultural practices. However, this must continue to be improved to achieve better
learning goals in the future, both by developing practices regarding religious
moderation so that they become values that become character.Tawassuth (taking
the middle path/not exaggerating or reducing Islamic teachings). Tawazun
(considering the demands of worldly and homely life and being firm in stating
principles against evil and differences.I'tidal (fair/realizing rights and obligations
proportionally).Tasammuh (tolerance in matters of an ikhtilafi nature, both
religious, social, cultural and societal). Musawah (egalitarian/not thinking
discriminatorily towards others). Shura (dialogue to resolve problems).Islah
(reform/prioritizing improvement and progress for the sake of the public good).
Awlawiyah (prioritizing important things over those that are less important).
Tathawwur wal ibkar (dynamic and innovative to answer demands for progress
and public benefit). Tahadhdhur (civility/upholding noble morals, identity and
integrity as the best people in life.
Keywords: principles of religious moderation, indicators of religious moderation
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Kata Kunci: prinsip moderasi beragama, indikator moderasi beragama |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: prinsip moderasi beragama, indikator moderasi beragama |
| Subjects: | 200 Agama > 297.7 Perkembangan Islam > 297.74 Dakwah Islam, Penyebaran Islam > 297.77 Pendidikan Agama Islam 300 Ilmu Sosial > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya > 371.8 Siswa, Murid, Pelajar 300 Ilmu Sosial > 373 Pendidikan Tingkat Sekolah Lanjutan > 373.238 Sekolah Menengah Atas, SMA |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Unnamed user with username asni |
| Date Deposited: | 12 Feb 2025 04:22 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 01:54 |
| URI: | http://digitallib.iainkendari.ac.id/id/eprint/3681 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

