Akhir Kalam (19020102038, A (2025) ANALISIS PELELANGAN BARANG RAMPASAN NEGARA PADA RUPBASAN MELALUI KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH (Studi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang Kendari). Other thesis, IAIN KENDARI.
|
Text
COVER.pdf Download (622kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (466kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (530kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (43kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (481kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (31kB) |
|
|
Text
DAPUS-LAMPIRAN.pdf Download (548kB) |
Abstract
ABSTRAK
Akhir Kalam (19020102038). Analisis Pelelangan Barang Rampasan Negara Pada
Rupbasan Melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Perspektif
Maqashid Syariah Studi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang.
Dibimbing Oleh: Fatihani Baso, M.H., & Dr. Ashadi L. Diab, M.A., M.HUM.
Penelitian ini membahas tentang Prosedur Pelaksanaan lelang barang rampasan negara
pasca adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dari awal
diputuskannya maupun saat proses ekseskusi lelang pada KPKNL dan Problem yang
ditemukan dalam pelaksanaan lelangnya, serta bagaimana perspektif maqashid syariah
terhadap objek barang rampasan negara. Penelitian ini merupakan penelitian normatif
empiris dengan sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kasus dan pendekatan konseptual. Dengan teknik pengumpulan data yaitu
observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yaitu reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Tahapan eksekusi barang rampasan negara yang berharga dilalui dari tahap pra lelang,
kemudian dilakukan tahapan pelelangan barang rampasan pada rupbasan yang diajukan
oleh Kejaksaan melalui KPKNL Kendari, dan terakhir adalah tahapan pasca lelang.
Dalam pelaksanaan lelang eksekusi kejaksaan kendala sering muncul seperti barang
yang tidak diminati karena kualitas buruk, harga tinggi, atau tidak sesuai standar.
Praktik pelelangan barang rampasan negara apabila dilihat secara maqasid syariah
maka telah sesuai dengan kriteria maqasid syariah itu sendiri. Hifzl Mal (memelihara
harta), Pelelangan barang rampasan negara dapat dilihat sebagai cara untuk mengelola
harta benda yang berasal dari tindakan ilegal atau kejahatan. Hifzl Nasl (memelihara
keturunan) hasil dari lelang tersebut bisa digunakan untuk mendukun program-program
sosial yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hifzl Nafs
(melindungi jiwa), Dalam konteks perlindungan jiwa, maqashid syariah menekankan
pentingnya mencegah potensi kerusakan atau ancaman terhadap jiwa manusia.
Kata Kunci: Barang Rampasan, Pelelangan, Maqashid Syariah
ABSTRACK
Akhir Kalam (19020102038). Analysis of State Spoils Auction At Gathering
Through State Wealth Service Office and Auction Perspective Maqashid Sharia
Studies Office of State Wealth Service and Auction.
Supervised by: Fatihani Baso, M.H., & Dr. Ashadi L. Diab, M.A., M.HUM.
This study discusses the Procedure for the Conduct of State Spoils Auction after a court
ruling that has a legal force from the beginning of its ruling and during the process of
auction excesses on KPKNL and the Problems found in the conduct of its auction, as
well as how the Sharia maqashid perspective on the objects of state spoils. The study
is an empirical normative study with primary and secondary data sources. The study
uses both a case approach and a conceptual approach. With data collection techniques
namely observation, interview and documentation. Then the techniques of data analysis
are data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study
showed that the stages of execution of valuable state spoils were passed from the pre-
auction stage, then the stage of auction of the spoils was carried out at the meeting
submitted by the Prosecutor through KPKNL Kendari, and finally the post-auction
stage. In the conduct of prosecutorial execution auctions constraints often arise such as
goods that are not in demand due to poor quality, high price, or non-compliance with
standards. The practice of auctioning state booty, when viewed in a sharia maqasid
manner, has conformed to the criteria of sharia maqasid itself. Hifzl Mal (keeping
property), Auction of state spoils can be seen as a way to manage property derived from
illegal acts or crimes. Hifzl Nasl (keeping offspring) proceeds from the auction could
be used to help foster social programs that could help improve public welfare. Hifzl
Nafs (protecting the soul), In the context of life protection, sharia maqashid emphasizes
the importance of preventing potential damage or threat to the human psyche.
Keywords: Looted Goods, Auction, Maqashid Syariah
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Kata Kunci: Barang Rampasan, Pelelangan, Maqashid Syariah |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Barang Rampasan, Pelelangan, Maqashid Syariah |
| Subjects: | 200 Agama > 2X4 Fiqih, Hukum Islam > 2x4.2 Muamalah Ekonomi > Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Muamalah |
| Depositing User: | Unnamed user with username asni |
| Date Deposited: | 24 Feb 2025 01:12 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 01:26 |
| URI: | http://digitallib.iainkendari.ac.id/id/eprint/3775 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

