RITUAL KAAGO-AGO DALAM TRADISI MASYARAKAT SUKU MUNA PERSPEKTIF AL-„URF (Studi Di Desa Rangka, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna)

Ermianti Ato NIM : 2022040203003, E (2025) RITUAL KAAGO-AGO DALAM TRADISI MASYARAKAT SUKU MUNA PERSPEKTIF AL-„URF (Studi Di Desa Rangka, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna). Other thesis, IAIN KENDARI.

[img] Text
1 COVER.pdf

Download (4MB)
[img] Text
2 BAB I.pdf

Download (4MB)
[img] Text
3 BAB II.pdf

Download (4MB)
[img] Text
4 BAB III.pdf

Download (4MB)
[img] Text
5 BAB IV.pdf

Download (4MB)
[img] Text
6 BAB V.pdf

Download (4MB)
[img] Text
7 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (4MB)
[img] Text
8 LAMPIRAN.pdf

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK
Ermianti Ato NIM : 2022040203003. “Ritual Kaago-ago Dalam Tradisi
Masyarakat Suku Muna Perspektif Al-„Urf (Studi di Desa Rangka, Kecamatan
Kabawo, Kabupaten Muna)”.
Pembimbing I : Prof. Dr. Kamaruddin, S.Ag.,SH.,M.H
Pembimbing II : Dr. H. Ahmad, Lc.,M.HI
Ritual Kaago-ago merupakan salah satu tradisi ritual yang dilakukan oleh
masyarakat suku Muna ketika akan memasuki musim tanam. Penelitian ini
bersifat kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis fenomena pelaksanaan ritual
Kaago-ago, menganalisis persepsi masyarakat terhadap ritual Kaago-ago, dan
menganalisis hukum pelaksanaan ritual Kaago-ago dalam perspektif al-„Urf .
Adapun sumber data dalam penelitian ini diperoleh langsung dari tokoh agama,
tokoh adat, masyarakat di desa Rangka khususnya dan umumnya Kabupaten
Muna serta penelusuran berbagai referensi. Selanjutnya data dikumpulkan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Triangulasi digunakan sebagai
metode sintesa untuk menghasilkan keabsahan data yang telah dikumpulkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Fenomena pelaksanaan ritual Kaago-ago
dalam masyarakat suku Muna di desa Rangka yaitu dilatar belakangi oleh
kepercayaan masyarakat terhadap makhluk ghaib yang tinggal atau menghuni
lahan yang belum dihuni oleh manusia, maka dari itu manusia perlu mengabarkan
kedatangan mereka sehingga segala macam bentuk gangguan yang diakibatkan
oleh ulah makhluk ghaib tidak masuk di lingkungan masyarakat. 2) Persepsi
masyarakat desa Rangka terhadap ritual Kaago-ago adalah sebagai salah satu
tradisi ritual yang terkait dengan aktivitas perladangan. Selain sebagai ritual
perladangan, ritual ini juga digunakan sebagai ritual pengobatan kampung atau
perlindungan dari wabah penyakit. 3) Hukum pelaksanaan ritual Kaago-ago
dalam perspektif al-„urf terbagi tiga, yaitu a. Berdasarkan segi objek maka
termasuk al-„urf al-amali. b. Berdasarkan segi cakupan maka termasuk al-„urf al-
khas. c. Berdasarkan segi ke-absahan maka termasuk al-„urf al-fasid. Implikasi
dari penelitian ini adalah: (1) untuk mempertahankan eksistensi tradisi ritual ini,
diperlukan konstribusi dari pihak tokoh agama, adat, maupun
pelajar/mahasiswa(i) yang memiliki pengetahuan tentang hukum Islam (2)
dengan adanya penelitian ini dapat memberi sumbangsih pemikiran bagi
masyarakat dalam meningkatkan pemahaman tentang tradisi ritual Kaago-ago
dari segi hukum Islam.
Kata Kunci: Ritual Kaago-ago, Muna, Al-„Urf
ABSTRACT
Ermianti Ato Student Number : 2022040203003. “Kaago-ago Ritual in Muna
Tribe Community Tradition Al-'Urf Perspective (Study in Rangka Village,
Kabawo District, Muna Regency)”.
1st Supervisor : Prof. Dr. Kamaruddin, S.Ag.,SH.,M.H
2nd Supervisor : Dr. H. Ahmad, Lc.,M.HI
Kaago-ago rituals are one of ritual traditions carried out by Muna
communities when entering the planting season. This qualitative research aims to
analyze the phenomenon of the Kaago-ago ritual performance, analyze people's
perceptions of the Kaago-ago ritual, and analyze the law of the Kaago-ago ritual
performance from the perspective of al-'Urf. The data sources in this research
were obtained directly from religious leaders, traditional leaders, the community
in Rangka village in particular and Muna Regency in general as well as searching
various references. Next, data is collected through observation, interviews and
documentation. Triangulation technique is used as a synthesis method to produce
the validity of the data that has been collected. The research results show that: 1)
The phenomenon of carrying out the Kaago-ago ritual in the Muna tribes
communities in Rangka village is motivated by the communities belief in
supernatural beings who live or inhabit land that has not been inhabited by
humans, therefore humans need to announce their arrival so that all kinds of
disturbances caused by the supernatural creatures actions do not enter society. 2)
The public's perception of the Kaago-ago rituals is as a ritual tradition related to
farming activities. Apart from being a farming ritual, this ritual is also used as a
village healing ritual or protection from disease outbreaks. 3) The law for
implementing the Kaago-ago rituals in the al-'urf perspective is divided into three,
namely a. Based on the object aspect, it is included in al-'urf al-amali. b. Based on
the scope, it includes al-'urf al-khas. c. Based on its validity, it is included in al-
'urf al-fasid. The implications of this research are: (1) to maintain the existence of
this ritual tradition, contributions are needed from religious, traditional leaders
and students who have knowledge of Islamic law (2) this research can contribute
ideas for community in increasing understanding of the Kaago-ago ritual tradition
from the perspective of Islamic law.
Key Word: Kaago-ago ritual, Muna, Al-„Urf

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Kata Kunci: Ritual Kaago-ago, Muna, Al-„Urf
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Ritual Kaago-ago, Muna, Al-„Urf
Subjects: 200 Agama > 2X4 Fiqih, Hukum Islam
200 Agama > 2X4 Fiqih, Hukum Islam > 2X6 Sosial dan Budaya Islam > 2X6.9 Adat Istiadat dalam Islam
300 Ilmu Sosial > 392 adat istiadat setempat
Divisions: PASCASARJANA > Prodi Jurusan Hukum Islam
Depositing User: Unnamed user with username asni
Date Deposited: 26 Feb 2025 01:01
Last Modified: 15 Apr 2026 03:29
URI: http://digitallib.iainkendari.ac.id/id/eprint/3806

Actions (login required)

View Item View Item