Rina Indayanti NIM 18050101090, R (2025) PERAN INAINA (IBU-IBU) KELOMPOK TANI DALAM BERTANI SAYUR UNTUK MEMBANTU MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA DI DESA AOPA KABUPATEN KONAWE SELATAN PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH. Other thesis, IAIN KENDARI.
|
Text
1. COVER.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
2. BAB I.pdf Download (327kB) |
|
|
Text
3. BAB II.pdf Download (580kB) |
|
|
Text
4. BAB III.pdf Download (248kB) |
|
|
Text
5. BAB IV.pdf Download (704kB) |
|
|
Text
6. BAB V.pdf Download (229kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (308kB) |
|
|
Text
8. LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK
Rina Indayanti NIM 18050101090 “Peran inaina (ibu-ibu)
Kelompok Tani dalam bertani sayur untuk membantu
meningkatkan perekonomian keluarga di desa Aopa Kabupaten
Konawe Selatan perspektif ekonomi syariah” Dibimbing oleh Dr.
Husain Insawan M.Ag, Dan Muljibir Rahman S. EI, M.E.Sy
Program Studi Ekonomi Syariah, 2024
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peran
kelompok petani sayur wanita dalam membantu meningkatkan
perekonomian keluarga di Desa Aopa, dan peran kelompok petani
sayur wanita dalam membantu meningkatkan perekonomian keluarga
di Desa Aopa menurut perspektif ekonomi Syariah. Metodologi dalam
penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan
pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan
observasi, pengumpulan data, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil
penelitian menunjukkan bahwa keberadaan kelompok tani sayur wanita
sangat membantu meningkatkan perekonomian keluarga masyarakat
petani di desa Aopa. Kelompok tani ini merupakan kelompok yang
dibentuk atas inisiatif petani sendiri (non-formal). Dampak dari adanya
sistem kelompok tani bagi perekonomian para anggota kelompok
petani sayur adalah membuka lahan pekerjaan baru bagi para wanita
sehingga dapat menghasilkan pendapatan sendiri dan meningkatkan
perekonomian keluarga. Kelebihan sistem bertani secara berkelompok
adalah efisiensi waktu bertani, menghemat modal, dan pekerjaan
menjadi lebih mudah dan kekurangan sistem bertani secara
berkelompok ini adalah kurangnya dana, lahan yang berpindah-pindah,
tidak ada bantuan dari pemerintah dan tidak terorganisir dengan baik.
Peran kelompok tani terhadap peningkatan perekonomian masyarakat
petani di Desa Aopa adalah sebagai media kerjasama, wadah belajar
dan sebagai unit produksi. Adapun bagaimana pandangan syariat Islam
terhadap pelaksanaan sistem kelompok tani di Desa Aopa sudah
berjalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh syariah seperti
dalam pelaksanaannya termasuk kedalam akad al ariyah (tolong-
menolong) antara pemilik lahan dengan petani serta pemenuhan syarat
A B S T R A K | ix
bagi wanita yang ingin bekerja seperti atas izin suami,
menyeimbangkan tuntutan rumah dengan tuntutan kerja, pekerjaan itu
tidak menimbulkan khalwat, pekerjaan itu sesuai dengan kondisi
fisiologis wanita, dan menghindari fitnah.
Kata kunci: Peran, Kelompok tani, Peningkatan perekonomian,
Ekonomi Islam
ABSTRACT
Rina Indayanti NIM 18050101090 "The role of inaina (women) of
Farmer Groups in growing vegetables to help improve the family
economy in Aopa village South Konawe Regency from a sharia
economic perspective" Supervised by Dr. Husain Insawan M.Ag,
Dan Muljibir Rahman S. EI, M.E.Sy Sharia Economics Study
Program, 2024
This research aims to explain the role of the group of women
vegetable farmers in helping to improve the family economy in Aopa
Village, and the role of the group of women vegetable farmers in
helping to improve the family economy in Aopa Village according to a
Sharia economic perspective. The methodology in this research uses a
type of field research with a qualitative descriptive research approach
using observation, data collection and documentation. Based on the
research results, it shows that the existence of a group of women
vegetable farmers really helps improve the family economy of the
farming community in Aopa village. This farmer group is a group
formed on the farmers' own initiative (non-formal). The impact of the
farmer group system on the economy of the members of the vegetable
farmer groups is that it opens up new jobs for women so they can
generate their own income and improve the family economy. The
advantages of the group farming system are the efficiency of farming
time, saving capital, and work becomes easier and the disadvantages of
the group farming system are lack of funds, shifting land, no assistance
from the government and not being well organized. The role of farmer
groups in improving the economy of farming communities in Aopa
Village is as a medium of cooperation, a learning forum and as a
production unit. As for how Islamic Sharia views the implementation of
the farmer group system in Aopa Village, it is running in accordance
with the provisions stipulated by Sharia, such as its implementation
including the al ariyah (mutual assistance) agreement between land
owners and farmers and including conditions for women who want to
work, such as with the husband's permission, balancing the demands of
the house with the demands of work, the work does not cause
A B S T R A C T | xi
seclusion, the work is in accordance with the woman's physiological
condition, and avoids slander.
Key words: Role, Farmer groups, Economic improvement, Islamic
Economics
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Kata kunci: Peran, Kelompok tani, Peningkatan perekonomian, Ekonomi Islam |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Peran, Kelompok tani, Peningkatan perekonomian, Ekonomi Islam |
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 306 Kebudayaan & Pranata > 306.85 Keluarga Ekonomi > Ekonomi Ekonomi > Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Prodi Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Unnamed user with username asni |
| Date Deposited: | 27 Feb 2025 00:29 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 02:43 |
| URI: | http://digitallib.iainkendari.ac.id/id/eprint/3824 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

