Imelia Zaskiawan Putri. Nim. 2021010101173,, I (2026) NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM DAKWAH JAMA’AH TABLIGH (STUDI KASUS: PERSEPSI MASYARAKAT DESA ANESE KECAMATAN ANDOOLO BARAT). Other thesis, IAIN KENDARI.
|
Text
1. COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2. BAB I.pdf Download (941kB) |
|
|
Text
3. BAB II.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
5. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
6. BAB V.pdf Download (655kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (513kB) |
|
|
Text
8. LAMPIRAN.pdf Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK
Imelia Zaskiawan Putri. Nim. 2021010101173, Nilai-Nilai PendidikanIslam
Dalam Dakwah Jama’ah Tabligh (Studi Kasus: Persepsi Masyarakat Desa
Anese Kecamatan Andoolo Barat) (Dibimbing Oleh Prof. Dr. H. Herman
M.Pd.I Dan Dirman S.Pd., M.Pd.I)
Penelitian ini bertujuan untuk : a). Mendekskripsikan model dakwah yang
diterapkan Oleh Jama’ah Tabligh Di Desa Anese, Kecamatan Andoolo Barat, b).
Mengidentifikasi persepsi masyarakat Desa Anese terhadap model Dakwah
Jama’ah Tabligh, c). Mengetahui Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Dakwah
Jama'ah Tablig di Desa kecamatan Andoolo Barat. Jenis penelitian ini
menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan
ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini
menunjukan bahwa: a). Model dakwah yang diterapkan Jama’ah Tabligh di Desa
Anese, Kecamatan Andoolo Barat terdiri dari tiga metode utama, yaitu 1.) jaulah,
menekankan pendekatan personal dengan mengingatkan masyarakat dari rumah
ke rumah tentang kewajiban shalat. 2.) ta’lim masjid, berfungsi sebagai
pendidikan non-formal berbasis masjid melalui pembacaan kitab-kitab seperti
Fadhilah Amal dan Fadhilah Sedekah 3.) dan ta’lim wa ta’alum di rumah,
berfokus pada kaum perempuan dan keluarga. b). Persepsi masyarakat Desa
Anese terhadap dakwah Jama’ah Tabligh terbagi menjadi tiga, yaitu Persepsi
positif melihat bahwa dakwah Jama’ah Tabligh berhasil meningkatkan kualitas
keagamaan, memperbanyak jamaah shalat, serta menambah pengetahuan agama.
Persepsi negatif muncul karena khuruj dianggap terlalu sering dilakukan sehingga
berpotensi mengabaikan tanggung jawab keluarga. Dan Persepsi netral atau
campuran muncul karena kendala teknis, terutama pemilihan waktu jaulah yang
terkadang tidak sesuai dengan aktivitas masyarakat. c). Dakwah Jama’ah Tabligh
di Desa Anese menanamkan empat nilai utama pendidikan Islam, yaitu: 1.) Nilai
Aqidah: memperkuat tauhid dan keyakinan penuh kepada Allah SWT. 2.) Nilai
Ibadah: menekankan shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan amalan sunnah.
3.) Nilai Akhlak: menampilkan sikap lemah lembut, santun, dan tidak memaksa
dalam berdakwah. 4.) Nilai Sosial: mempererat silaturahmi, membangun
ukhuwah, dan menumbuhkan kepedulian sesama.
Kata Kunci: Nilai Pendidikan Islam, Jama’ah Tabligh, Persepsi Masyarakat
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nilai Pendidikan Islam, Jama’ah Tabligh, Persepsi Masyarakat |
| Subjects: | 200 Agama > 206.5 Organisasi Agama |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 01:55 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 01:55 |
| URI: | http://digitallib.iainkendari.ac.id/id/eprint/4171 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

