ANALISIS PENGGABUNGAN ANAK BINAAN DAN PEMUDA PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2022 TENTANG PEMASYARAKATAN (Studi Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II A Kendari)

Indrawati, 2020020103040, I (2026) ANALISIS PENGGABUNGAN ANAK BINAAN DAN PEMUDA PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2022 TENTANG PEMASYARAKATAN (Studi Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II A Kendari). Other thesis, IAIN KENDARI.

[img] Text
COVER (24).pdf

Download (689kB)
[img] Text
BAB I (9).pdf

Download (145kB)
[img] Text
BAB II (10).pdf

Download (169kB)
[img] Text
BAB III (9).pdf

Download (44kB)
[img] Text
BAB IV (9).pdf
Restricted to Registered users only

Download (345kB)
[img] Text
BAB V (8).pdf

Download (32kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA (8).pdf

Download (108kB)
[img] Text
LAMPIRAN (9).pdf

Download (853kB)

Abstract

ABSTRAK
Indrawati, 2020020103040, Analisis Penggabungan Anak Binaan Dan Pemuda
Perspektif Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan
(Studi Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II A Kendari). Fakultas
Syariah, Institut Agama Islam Negeri Kendari .Pembimbing I. Muh. Asrianto
Zainal S,H M.HUM dan Pembimbing II Ahmad Ridha M.HUM
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memahami pelaksanaan Penggabungan
Anak Binaan Dan Pemuda Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas IIA
Kendari. (2) Memahami keterpenuhan Anak Binaan ketika di gabungkan dengan
tahanan pemuda di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas IIA Kendari.
(3) memahami analisis undang-undang No. 22 Tahun 2022 pasal 12 tentang
pemenuhan hak anak binaan terhadap Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)
Kelas IIA Kendari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang
dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas IIA Kendari. Data
diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.
Teknis Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, penarikan
kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil
Penelitian menunjukkan bahwa penggabungan anak binaan dan pemuda di LPKA
Kelas IIA Kendari menggunakan pendekatan integratif yang didasarkan pada
penilaian kebutuhan psikologis, sosial, dan pendidikan. Berdasarkan hasil penilaian
ini, mereka ditempatkan dalam program pendidikan, pelatihan keterampilan, dan
bimbingan karakter, dengan fokus pada perubahan perilaku dan persiapan
reintegrasi ke masyarakat secara lebih baik. LPKA Kelas IIA Kendari berkomitmen
memenuhi hak anak binaan, termasuk pendidikan, kesehatan, dan perlindungan
sesuai peraturan. Fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan yang disediakan sudah
memadai, meski masih ada tantangan dalam pengelolaan fasilitas dan perlindungan
dari kekerasan. Evaluasi terus-menerus diperlukan untuk meningkatkan kualitas
layanan. Analisis Undang-undang No. 22 Tahun 2022 Pasal 12 tentang pemenuhan
hak anak di LPKA kelas IIA Kendari belum terpenuhi karena belum efektif atau
tidak tepat sasaran dan belum sesuai dengan prosedur yang berlaku serta masih
sering terjadi pemukulan kepada anak binaan. Berdasarkan teori Lawrence Meir
Friedman, perbaikan diperlukan pada substansi hukum, struktur organisasi, dan
budaya hukum agar kesejahteraan anak binaan dapat lebih didukung secara efektif.

ABSTRACT

Indrawati, 2020020103040, Analysis of the Merger of Assisted Children and
Youth from the Perspective of Law Number 22 of 2022 concerning Corrections
(Study of Special Development Institutions for Class II A Kendari Children).
Sharia Faculty, Kendari State Islamic Institute. Supervisor I. Muh. Asrianto
Zainal S,H M.HUM and Supervisor II Ahmad Ridha M.HUM

This research aims to: (1) understand the implementation of the integration of
juvenile inmates and youth in the Class IIA Kendari Special Child Development
Institution (LPKA). (2) Understand the fulfillment of juvenile inmates' rights when
integrated with youth detainees in the Class IIA Kendari Special Child
Development Institution (LPKA). (3) Analyze Law No. 22 of 2022 Article 12
regarding the fulfillment of the rights of juvenile inmates in the Class IIA Kendari
Special Child Development Institution (LPKA). This study uses a qualitative
descriptive method conducted at the Class IIA Kendari Special Child Development
Institution (LPKA). Data were collected using observation, interviews, and
documentation techniques. Data analysis techniques include data reduction, data
presentation, and conclusion drawing. Data validity techniques use triangulation.
The research results show that the integration of juvenile inmates and youth in
LPKA Class IIA Kendari uses an integrative approach based on psychological,
social, and educational needs assessment. Based on this assessment, they are
placed in educational, skills training, and character development programs,
focusing on behavior change and better reintegration preparation into society.
LPKA Class IIA Kendari is committed to fulfilling juvenile inmates' rights,
including education, health, and protection in accordance with regulations.
Educational facilities and healthcare services provided are adequate, although
there are challenges in managing facilities and protecting against violence.
Continuous evaluation is necessary to improve service quality. Analysis of Law no.
22 of 2022 Article 12 concerning the fulfillment of children's rights in LPKA class IIA
Kendari has not been fulfilled because it has not been effective or not on target and has not
been in accordance with applicable procedures and there are still frequent beatings of
assisted children. Based on Lawrence Meir Friedman's theory, improvements are
needed in legal substance, organizational structure, and legal culture to better
support the welfare of juvenile inmates effectively.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 345 Hukum Pidana > 345.08 Pengadilan Anak dan Remaja
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Ilmu Tata Negara
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 23 Feb 2026 05:27
Last Modified: 23 Feb 2026 05:27
URI: http://digitallib.iainkendari.ac.id/id/eprint/4228

Actions (login required)

View Item View Item