ANALISIS KLAUSULA BAKU PADA PERJANJIAN PENGIRIMAN BARANG J&T BARUGA PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi kasus pada J&T Express Baruga)

Wa Sukmanisa, Nim: 19020102052,, W (2026) ANALISIS KLAUSULA BAKU PADA PERJANJIAN PENGIRIMAN BARANG J&T BARUGA PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi kasus pada J&T Express Baruga). Other thesis, IAIN KENDARI.

[img] Text
1 COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
2 BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
3 BAB II.pdf

Download (1MB)
[img] Text
4 BAB III.pdf

Download (1MB)
[img] Text
5 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
6 BAB V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
7 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
[img] Text
8 LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK
Wa Sukmanisa, Nim: 19020102052, Judul Skripsi: “Analisis Klausula Baku
Pada Perjanjian Pengiriman Barang J&T Baruga Perspektif Hukum
Ekonomi Syariah (Studi Kasus Pada J&T Express Baruga)”. Pembimbing
Pertama: Fatihani Baso M.H., Pembimbing Kedua: Andi Novita Mudriani
Djaoe SH, MH


Klausula baku adalah setiap aturan dan ketentuan dan syarat-syarat yang
dipersiapkan dan ditetapkan terlebih dahulu secara sepihak oleh pelaku usaha
yang dituangkan dalam suatu dokumen dan atau perjanjian yang mengikat dan
wajib dipenuhi oleh konsumen. Tujuan penelitian yaitu (1) untuk menganalisis
klausula baku pada perjanjian pengiriman barang di J&T Express Baruga. (2)
untuk menganalisis klausula baku pada perjanjian pengiriman barang J&T Baruga
perspektif hukum ekonomi syariah. Metode penelitian ini menggunakan metode
penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif normatif adapun
teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara,
dan dokumentasi serta diolah dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: Pertama, PT J&T Express sering
mendapatkann keluhan dari konsumen akibat keterlambatan, kerusakan dan
kehilangan barang pada saat mendistribusikannya . Kemudian jika keterlambatan
yang terjadi saat pengiriman barang maka konsumen dapat mengajukan
pengaduan atau klaim di kantor J&T Express terdekat dengan batas waktu
pengaduan atau klaim selama 3 (tiga) hari setelah paket diterima, jika lebih pada
waktu yang diberikan maka pengaduan atau klaim yang di ajukan konsumen
dianggap batal. Kedua, Berdasarkan perspektif hukum ekonomi syariah terkait
harus sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, semua perikatan transaksi yang
dilakukan oleh kedua belah pihak atau lebih, tidak boleh menyimpang dan harus
sejalan dengan kehendak syariah. Dalam hukum Islam perjanjian merupakan
hubungan yang terjadi tidak dengan Allah SWT saja tetapi sesama manusia juga
atau yang sering disebut dengan Muamalah.
Kata Kunci: Klausula Baku, Konsumen, Hukum Ekonomi Syariah.

ABSTRACT
Wa Sukmanisa, Student ID: 19020102052, Thesis Title: “Analysis of Standard
Clauses in Goods Delivery Agreements at J&T Express Baruga from the
Perspective of Islamic Economic Law (Case Study at J&T Express Baruga)”.
Supervisor I: Fatihani Baso, M.H.; Supervisor II: Andi Novita Mudriani
Djaoe, S.H., M.H.
A standard clause refers to any rule, provision, and requirement that is unilaterally
prepared and determined in advance by business actors, set forth in a document
and/or agreement, and binding as well as obligatory for consumers. The objectives
of this research are: (1) to analyze standard clauses in goods delivery agreements
at J&T Express Baruga; and (2) to examine these standard clauses from the
perspective of Islamic economic law. This study employs a qualitative research
method with a normative descriptive approach. Data were collected through
observation, interviews, and documentation, and further analyzed using data
reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal: First,
PT J&T Express often receives consumer complaints due to delays, damages, and
loss of goods during distribution. In the event of delays, consumers may submit
complaints or claims to the nearest J&T Express office within three (3) days after
receiving the package; claims filed beyond this period are considered invalid.
Second, from the perspective of Islamic economic law, every contractual
transaction between two or more parties must adhere to sharia principles, avoiding
deviations and remaining aligned with Islamic legal norms. In Islam, contracts are
not only viewed as a vertical relationship with Allah SWT but also as horizontal
interactions among individuals, known as muamalah.
Keywords: Standard Clause, Consumer, Islamic Economic Law

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Klausula Baku, Konsumen, Hukum Ekonomi Syariah.
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 343 Hukum Industri, Keuangan Publik, Milik Publik, Militer, Pajak, Perdagangan & Pertahanan > 343.07 Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri
300 Ilmu Sosial > 346 Hukum Privat, Hukum Perdata > 346.07 Hukum Dagang
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Muamalah
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 05 May 2026 03:03
Last Modified: 05 May 2026 03:03
URI: http://digitallib.iainkendari.ac.id/id/eprint/4408

Actions (login required)

View Item View Item