PERGESERAN SOSIAL TRADISI MAMMANU’-MANU’ DALAM PERKAWINAN SUKU BUGIS PERSPEKTIF MASLAHAH (Studi di Kec. Rumbia Kab. Bombana)

adhya Ayu Pratiwi, Nim: 19020101050, N (2026) PERGESERAN SOSIAL TRADISI MAMMANU’-MANU’ DALAM PERKAWINAN SUKU BUGIS PERSPEKTIF MASLAHAH (Studi di Kec. Rumbia Kab. Bombana). Other thesis, IAIN KENDARI.

[img] Text
cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
SKRIPSI TRADISI MAMMANU MANU DHEA_BAB I_2.pdf

Download (933kB)
[img] Text
SKRIPSI TRADISI MAMMANU MANU DHEA_BAB II_3.pdf

Download (742kB)
[img] Text
SKRIPSI TRADISI MAMMANU MANU DHEA_BAB III_4.pdf

Download (210kB)
[img] Text
SKRIPSI TRADISI MAMMANU MANU DHEA_BAB IV_5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (765kB)
[img] Text
SKRIPSI TRADISI MAMMANU MANU DHEA_BAB V_6.pdf

Download (299kB)
[img] Text
SKRIPSI TRADISI MAMMANU MANU DHEA_DAFTAR PUSTAKA_7.pdf

Download (509kB)
[img] Text
SKRIPSI TRADISI MAMMANU MANU DHEA_LAMPIRAN_8.pdf

Download (986kB)

Abstract

ABSTRAK

Nadhya Ayu Pratiwi, Nim: 19020101050, Judul Skripsi: “Pergeseran Sosial
Tradisi Mammanu’-manu’ dalam Perkawinan Suku Bugis Perpektif
Maslahah”. Pembimbing Pertama: Dr. Kartini M.HI., Pembimbing Kedua:
Ahmad Ridha M.Hum
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pergeseran sosial tradisi
mammanu’-manu’ dalam perkawinan suku bugis di Kecamatan Rumbia Kabupaten
Bombana. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan bahasa
aplikatif dengan memperoleh data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Data yang diperoleh menggunakan teknik reduksi data, penyajian
data, dan kesimpulan. Dengan subjek penelitian melibatkan 6 narasumber, yaitu
toko adat dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
pelaksanaan tradisi mammmanu’manu ini merupakan kebiasaan masyarakat
Kecamatan Rumbia sebelum melangkah ke tahap selanjutnya sebelum pernikahan
dilangsungkan. Proses Mammanu’-manu’ dimulai dengan mngutus perwakilan
atau orang di percayakan atau di tuakan dari keluarga laki-laki untuk menjadi
perwakilan yang dengan kemudian mendatangi rumah pihak perempuan.
Mammanu’-manu’ bertujuan untuk mencari tahu tentang fisik, karakter, maupun
latar belakang keluarga pihak perempuan serta memastikan status dari pihak
perempuan, apakah pihak perempuan tersebut sudah terikat status dengan pria lain
atau tidak. Seiring berjalannya waktu dan adanya perkembangan zaman
mammanu’-manu’ tidak terlalu ketat dilaksanakan. Zaman dulu mammanu’-manu’
dilakukan dengan menggunakan pakaian adat lengkap dengan kerisnya serta orang
yang datang melakukan mammanu’-manu’ itu orang yang di percayakan atau
dituakan didaerah situ. Sementara saat ini oarang yang melakukan mammanu’-
manu’ datang dengan menggunakan paian yang rapih. Berdasarkan prespektif
maslahah tradisi mammanu’-manu’ tidak bertentangan dengan syara‟ dan jika
dilakukan memberikan kemanfaatan bagi umat Islam dan tidak menimbulkan
kemudharatan.

Kata Kunci: mammmanu’manu’, Tradisi, maslahah
ABSTRACT

Nadhya Ayu Pratiwi, Student ID: 19020101050, Thesis Title: " Social Shift of
Mammanu’-manu’ Tradition in Bugis Marriage from a Maslahah
Perspective". First Advisor: Dr. Kartini M.HI., Second Advisor: Ahmad
Ridha M.Hum
This study aims to determine the social shift of the mammanu’-manu’
tradition in Bugis tribal marriages in Rumbia District, Bombana Regency. This type
of research is qualitative research using applicative language by obtaining data
using observation, interview, and documentation techniques. The data obtained
using data reduction techniques, data presentation, and conclusions. With research
subjects involving 6 informants, namely traditional shops and community leaders.
The results of this study indicate that the implementation of the mammmanu'manu
tradition is a custom of the Rumbia District community before moving on to the
next stage before the marriage takes place. The Mammanu'-Manu ' process begins
by sending a representative or a trusted or elder person from the man's family to be
a representative who then visits the woman's house. Mammanu’-manu’ aims to find
out about the physical, character, and family background of the woman and to
ensure the status of the woman, whether the woman is already tied to another man
or not. Over time and the development of the era, mammanu’-manu’ is not too
strictly implemented. In the past, mammanu’-manu’ was carried out using
traditional clothing complete with a keris and the people who came to do
mammanu’-manu’ were people who were trusted or elders in the area. While
currently, people who do mammanu’-manu’ come using neat paian. Based on the
perspective of the maslahah tradition of mammanu’-manu’ does not conflict with
sharia' and if carried out provides benefits for Muslims and does not cause harm.

Keywords: mammanu'manu', Tradition, maslahah

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: mammmanu’manu’, Tradisi, maslahah
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 306 Kebudayaan & Pranata > 306.81 Pernikahan, Perkawinan
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 08 May 2026 02:26
Last Modified: 08 May 2026 02:26
URI: http://digitallib.iainkendari.ac.id/id/eprint/4469

Actions (login required)

View Item View Item