PROBLEMATIKA GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMA NEGERI 11 KENDARI

Ahmad Dawam Raharjo, NIM 2021010101158, A (2026) PROBLEMATIKA GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMA NEGERI 11 KENDARI. Other thesis, IAIN KENDARI.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (8MB)
[img] Text
2. BAB I.pdf

Download (8MB)
[img] Text
3. BAB II.pdf

Download (8MB)
[img] Text
4. BAB III.pdf

Download (8MB)
[img] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)
[img] Text
6. BAB V.pdf

Download (8MB)
[img] Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (8MB)
[img] Text
8. LAMPIRAN.pdf

Download (8MB)

Abstract

ABSTRAK

Ahmad Dawam Raharjo, NIM 2021010101158, Judul: Problematika Guru
dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 11 Kendari.
Dibimbing oleh Dr. Hj. Imelda Wahyuni S.S M,Pd.I dan Erdiyanti S.Ag,
M.Pd
Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan problematika guru dalam
mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 11 Kendari. Sumber
data primer berasal dari observasi lapangan, keterangan informan penelitian yaitu
kepala sekolah, guru PAI dan siswa. Sumber data skunder diperoleh dari dokumen
modul pembelajaran dan artikel penelitian terdahulu. Data dikumpulkan melalui
teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara
reduksi data, penyajian data dan verifikasi untuk menarik kesimpulan. Teknik
pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, metode dan
waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi kurikulum merdeka
oleh guru PAI dari sisi perencanaan, guru telah menyusun perencanaan berbasis
CP dan ATP, namun belum optimal dalam menerapkan diferensiasi dan integrasi
P5. Pelaksanaan pembelajaran masih dominan ceramah dan kurang melibatkan
siswa secara aktif. Evaluasi belum mencakup penilaian diagnostik dan refleksi
pembelajaran secara rutin, sehingga belum sepenuhnya mendukung prinsip
Kurikulum Merdeka. 2) Problematika yang dihadapi guru PAI dalam penerapan
kurikulum merdeka meliputi dari beberapa aspek yaitu: secara pedagogik, guru
mengalami kesulitan dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi dan reflektif.
Dari sisi kompetensi profesional, keterbatasan dalam penguasaan teknologi dan
pemanfaatan media pembelajaran masih ditemukan. Dalam aspek kepribadian,
guru belum sepenuhnya menunjukkan keteladanan dalam etos kerja dan
pembaruan diri. Sedangkan dari sisi kompetensi sosial, interaksi dua arah dan
komunikasi dialogis antara guru dan siswa masih terbatas. Implikasi dari
penelitian ini menunjukan bahwa guru Pendidikan Agama Islam (PAI) perlu
diberikan pelatihan dan pendampingan yang intensif untuk meninggkatkan
kompetensinya dalam mengimpelentasikan Kurikulum Merdeka di ruang kelas
dengan maksimal.
Kata Kunci: Problematika Guru, Implementasi Kurikulum Merdeka.

ABSTRACT
Ahmad Dawam Raharjo, Student ID: 2021010101158, Title: Problems Faced by
Teachers in the Implementation of the Merdeka Curriculum at SMA Negeri 11
Kendari. Supervised by Dr. Hj. Imelda Wahyuni S.S, M.Pd.I and Erdiyanti
S.Ag, M.Pd.
This study aims to explore the challenges faced by teachers in implementing the
Merdeka Curriculum at SMA Negeri 11 Kendari. Data were collected through
field observations and information from key informants, including the principal,
Islamic Education teachers, and students. Secondary sources included learning
module documents and prior research articles. The data collection methods
comprised observation, interviews, and documentation. Analysis involved data
reduction, presentation, and verification to draw conclusions. To ensure validity,
triangulation was used across sources, methods, and time. The findings indicate
that: 1) Islamic Education (PAI) teachers' planning for the Merdeka Curriculum
shows they develop lesson plans based on Learning Outcomes (CP) and Learning
Objectives (ATP). However, differentiated instruction and integration of the
Pancasila Student Profile (P5) are not yet fully realized. The learning process
remains lecture-dominated and lacks active student participation. Evaluation
practices like diagnostic assessments and regular reflection have not been
adopted, leading to limited support for the curriculum's principles. 2) Challenges
for PAI teachers in implementing the Merdeka Curriculum span several areas:
pedagogically, difficulties in designing differentiated and reflective learning;
professionally, limited skills in technology and instructional media; personally,
not fully demonstrating exemplary work ethic and self-innovation; and socially,
limited two-way interaction and dialogical communication with students. The
implications of this study indicate that Islamic Education (PAI) teachers need to
be provided with intensive training and mentoring to enhance their competence in
implementing the Independent Curriculum effectively in the classroom.

Keywords: Teacher Problems, Merdeka Curriculum Implementation

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Problematika Guru, Implementasi Kurikulum Merdeka.
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 375 Kurikulum
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 11 May 2026 02:10
Last Modified: 11 May 2026 02:10
URI: http://digitallib.iainkendari.ac.id/id/eprint/4474

Actions (login required)

View Item View Item