MANAJEMEN PENGELOLAAN WISATA RELIGI DALAM UPAYA PENGEMBANGAN DAKWAH (Studi kasus: Benteng Keraton Liya Togo Kabupaten Wakatobi)

La Harno. NIM. 18030103031, L (2026) MANAJEMEN PENGELOLAAN WISATA RELIGI DALAM UPAYA PENGEMBANGAN DAKWAH (Studi kasus: Benteng Keraton Liya Togo Kabupaten Wakatobi). Other thesis, IAIN KENDARI.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. BAB I.pdf

Download (490kB)
[img] Text
3. BAB II.pdf

Download (838kB)
[img] Text
4. BAB III.pdf

Download (498kB)
[img] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
6. BAB V.pdf

Download (474kB)
[img] Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (475kB)
[img] Text
8. LAMPIRAN.pdf

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK
La Harno. NIM. 18030103031. Manajemen Pengelolaan Wisata Religi dalam
upaya Pengembangan Dakwah (Studi kasus: Benteng Keraton Liya Togo
Kabupaten Wakatobi). Dibimbing Oleh: Dr. H. Muh. Ikhsan, S.Ag., M.Ag.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1 Untuk mengetahui bagaimana
manajemen pengelolaan wisata religi dalam upaya Pengembangan dakwah pada
Benteng Keraton Liya Togo Wakatobi (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan
penghambat manajemen pengelolaan wisata religi dalam upaya pengembangan
dakwah pada Benteng Keraton Liya Togo Wakatobi. Metode penelitian ini adalah
deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian field research (penelitian lapangan),
yang dilakukan di Benteng Keraton Liya Togo Kabupaten Wakatobi. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang
kemudian data di analisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa KEPPOOLI (Kelompok
pengelola pariwisata Liya Togo) selaku pengelola telah menerapkan fungsi-fungsi
manajemen yang ada seperti planning, organizing, actuating, dan controlling.
Adapun upaya-upaya pengembangan dakwah sebagai bentuk syiar islam telah
dilakukan oleh KEPPOOLI, dengan memanfaatkan objek-objek yang bersifat
religius pada kawasan benteng keraton seperti masjid Mubarok dan makam La
Djilabu. Faktor pendukung dalam pengelolaan wisata religi dalam upaya
pengembangan dakwah ialah adanya ketersediaan objek wisata dan daya tarik
seperti bangunan benteng, masjid, makam, dan Adanya dukungan dari Pemerintah,
masyarakat dan Mitra. adapun faktor penghambatnya ialah fasilitas Sarana dan
prasarana yang belum terlalu lengkap dan memadai, juga kurangnya pemahaman
dan keterbatasan sumber daya manusia dalam mengelola dan memanfaatkan
potensi Benteng keraton sebagai objek destinasi wisata religi, juga belum adanya
regulasi atau perdes yang mengatur tentang retribusi tiket atau pungutan resmi pada
kawasan Benteng keraton Liya Togo.

Kata kunci: Manajemen, Pengelolaan, Pariwisata, Wisata religi, Dakwah

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Manajemen, Pengelolaan, Pariwisata, Wisata religi, Dakwah
Subjects: 200 Agama > 297.7 Perkembangan Islam > 297.74 Dakwah Islam, Penyebaran Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Prodi Manajemen Dakwah
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 12 May 2026 06:39
Last Modified: 12 May 2026 06:39
URI: http://digitallib.iainkendari.ac.id/id/eprint/4521

Actions (login required)

View Item View Item